Setelah cari-cari di youtube dengan berbagai kata kunci, ternyata Gak Ada! Hmm.. itu aneh. Harusnya kita bisa menemukan clip-nya Glee dengan mudah, lho. Tapi yang ada cuma Say A Little Pray For You (lagunya My Best Friend's Wedding juga).
Nah, karena penasaran, aku buka megashare dan langsung tonton streaming! Kebetulan simpati lagi baik, gak pake buffering, lancar jaya.. mana kuota sudah menumpuk sebanyak 3400 Mb. So, ini hasilnya.
Waktu pertama kali nonton My Best Friend's Wedding dulu aku masih 21-22 tahunan. Nonton-nya di computer desktop, sambil makan marning.. n berpikir wow, mereka sudah 28 tahun! (Ha!!Ha!!). Waktu itu kuanggap Kimmy (Cameron Diaz) cantik yaa.. meski sedikit gemuk (really??!!) dan Julianne ( Julia Robert ) cantik meski rambutnya hawul-hawul. Aku tidak pernah menganggap Michael (Dermot Mulroney) ganteng.. George (Rupert Everett)-lah selalu yang jadi idolaku.. (Are you sure you are gay, George? T_T ).
Julianne bersahabat dengan Michael selama kurang lebih 9 tahun. Selama itu, Michael adalah 'pria dalam hidupnya', dan Julianne adalah 'wanita dalam hidupnya'. Bersama mereka sudah melewati banyak hal. Kehilangan orang yang dicintai, kematian orangtua masing-masing, patah hati dan jatuh cinta.. pendek kata, mereka selalu ada satu untuk yang lain. Sejauh ini, persahabatan mereka sempurna, meski terpisah jauh, Julianne di New York dan Michael di Chicago. Demikian sempurnanya, hingga mereka pernah berjanji bahwa apabila nanti di usia ke-28 mereka sama-sama belum menikah, mereka akan menikahi satu sama lain.
Cinta memang susah dilihat.. terutama saat dia ada di depan kita. Untuk Julianne, itu mungkin karena dia sebenarnya takut, takut pada cinta, takut untuk mencintai, takut untuk dicintai dan takut untuk mengakui keinginannya untuk belong to someone --> maksudnya someone yang dia cintailah. Mungkin karena itu, dia merasa sangat nyaman dengan hubungan sahabat, dan tidak menyadari bahwa cinta yang ditakutinya itu sebenarnya sudah lama ada diantara mereka berdua.
Hari H - ulangtahun ke-28 mereka berdua semakin dekat. Saat Julianne mendapati voice-mail nya dipenuhi pesan panggilan dari Michael, ia terkenang akan janji mereka. Namun ketika akhirnya Julianne menelpon balik pada Michael, ternyata pria itu berusaha keras menghubunginya untuk memberitahu bahwa ia akan menikah. Dalam waktu tiga hari.
Apa yang lebih menyakitkan dari menyimpan jauh-jauh harapan yang tidak berani kita harapkan dan mendadak mendapatinya lenyap? Aku rasa itu yang dirasakan Julianne saat ia terjungkal jatuh dari tempat tidurnya. Lebih parah lagi, Michael memintanya datang, dan menjadi best-maid untuk pernikahannya. Julianne memutuskan untuk datang. Bukan karena dia berlapang dada, tapi karena dia bertekad untuk merebut Michael kembali. Dengan cara apapun.
Aku ingat bertahun-tahun lalu, ada seseorang yang berkata kepadaku: "aku tahu kenapa sangat sulit buatmu untuk melepasnya pergi. Karena dalam hati kamu merasa, kamu lebih bisa membahagiakannya dari pada cewek itu"
Nah, dalam film ini, begitulah kejadiannya. Bagaimana mungkin, pikir Julianne, Kimmy yang baru kenal Michael sebentar, bisa jadi isteri dan kekasih yang lebih baik bagi Michael daripada dirinya, yang sudah mengenal Michael luar dalam?! Itu, dan perasaan 'Michael belong to me!'
Julianne datang ke Chicago dan menemukan bahwa Kimmy, yang baru 20 tahun, ternyata 180 derajat berlawanan dengan dirinya sendiri. Kimmy gadis yang ekspresif, ceria dan cantik.... sempurna.
Dalam tiga hari, Julianne mengusahakan berbagai cara untuk menyabotase hubungan keduanya, mulai dari cara halus.. sampai menulis email palsu yang belakangan membuat Michael dipecat. Namun dalam tiga hari itu justeru dia menyadari dua hal: bahwa Michael pernah sangat mencintainya, bahwa dia masih sangat mencintai Michael.
Film ini sangat menyentuh dengan adegan-adegannya yang sederhana dan penuh dengan lagu-lagu yang asyik. Bagaimana Julianne, yang desperate, menemukan George tiba-tiba sudah berdiri di depan pintu kamarnya.. Pria itu terbang 800 miles untuk menemaninya, berpura-pura jadi tunangannya, bersosialisasi dengan seluruh keluarga besar Kimmy dan, yang paling penting, George selalu ada untuknya.
Ada banyak dialog dalam film ini yang aku suka banget... Tapi yang aku pilih ini ada kepentingan pribadi:
Julianne: In the beginning it was mostly this prior claim, he belonged to me. But now, when I'm with him, he's just so wonderful. How come I never knew that when I could have had him?
George: It's amazing, the clarity that comes with psychotic jealousy.
^_^ ...
Oh ya, lagunya "Tell Him" gak ada disana...
miss you..
0 komentar:
Posting Komentar