sudah lama aku gak nge-blog. Gak sempet! Pertama karena sibuk kerja, kedua karena sibuk .... streaming! Ya! Gara-gara kamu, aku ketagihan streaming. Tapi kali ini aku ketagihan streaming TV Series yang panjangnya 95 episode.. sampai kuotaku habis n kusiapkan lagi 8 Gb!
Meski begitu, kamu gak usah berharap banyak, Tis. Aku bukan streaming korea. Aku streaming..... Small Wonder!! Aku gak tahu kamu ingat atau tidak, Tis? Mengingat kamu pasti udah SD juga waktu TV Series ini diputer di TV Tahun 1985-1989. Entah kalau di Indonesia, aku lupa. Waktu itu cuma ada satu stasiun, TVRI.. kadang TVRI Pusat Jakarta, yang filmnya lumayan. Kalau gak salah: Rabu: Growing Pain, Full House. Kamis, Small Wonder? Harinya rada lupa. Yang jelas bukan hari libur. Akibatnya, aku selalu curi-curi kalau liat ini. Kalau beruntung, bisa liat sampai habis.
Oke, kalau kamu gak ingat judulnya, Tis... mungkin kamu ingat tokohnya: Vicky Lawson.. sang robot canggih yang amat mirip anak perempuan kecil? Aku setengah mati pingin punya poni kayak dia tapi gak pernah berhasil. Aku dulu gak pernah liat Episode I nya, jadi sekarang aku cari di YouTube n ADA!! Kamu harus liat, ini lucu sekali. Film anak-anak tahun ini masih lumayan sopan, muatannya juga masih konvensional... meski sering ada adegan kissing antara Mr. Ted Lawson dan Istrinya, ayah ibu Jamie Lawson. Yang paling lucu adalah computernya... Jaduuuuuuuuuul buangeeeeeeeeeeeeet! Bahkan mungkin neneknya jadul! Secara ini tahun 85! Keyboardnya aneh banget. Tapi mereka pake istilah-istilah yang sekarang tetep familiar.. misalnya microchip.. dan VICI. Oh ya, nama Vicky sebenarnya adalah VICI, alias Voice Input Child Identicant.
Vicky ini persis banget seperti anak perempuan kecil umur 11 tahunan.. kecuali suaranya yang tanpa nada dan wajahnya yang tanpa ekspresi. Dia juga sering mengartikan kalimat-kalimat manusia dengan literally banget! Kalau kamu bilang : tuangkan aku kopi, dia akan menuangkan kopi padamu!
Vicky semakin lama semakin pintar, karena dia menyimpan semua sikap, kata-kata orang disekitarnya dan menggunakannya disaat yang dianggapnya tepat.. meski kadang tidak! Seringnya dia menirukan dengan ngawur. Hihi.. Dia punya colokan USB di ketiaknya, yang sering disambungkan ke komputer kalau Ted mau memasukkan program baru.
0 komentar:
Posting Komentar